Tips Menghemat Baterai Laptop di Linux

Para pengguna Linux (apapun distronya) pasti sudah merasakan enaknya menggunakan sistem yang stabil, bebas virus, dan tidak perlu crack, patch, atau semisalnya dalam menginstal aplikasi. Namun, ada sedikit "kendala" yang menghantui pengguna Linux khususnya di komputer jinjing alias laptop. Banyak yang mengeluh karena baterai laptop lebih boros jika dibandingkan dengan sistem operasi Windows. Entah itu hanya sugesti atau memang kenyataannya seperti itu, pada kesempatan kali ini saya ingin memberi sedikit tips menghemat baterai laptop di Linux. Tips ini merupakan tips umum, dan mungkin kalian sudah menerapkan kebanyakan tips ini.


Gunakan fasilitas Power Management
Setiap distribusi Linux biasanya mempunyai fasilitas Power Management yang mengatur perilaku komputer ketika komputer dan baterai berada dalam kondisi tertentu. Kalian dapat mengatur komputer agar sleep ketika tidak digunakan selama selang waktu tertentu, mengatur kecerahan layar, meng-hibernate ketika baterai hampir habis dan lain-lain.


Matikan hardware yang tidak digunakan
Ketika menggunakan laptop dengan baterai, kalian dapat mematikan hardware yang sedang tidak digunakan seperti mematikan speaker alias mute, mematikan Wifi (jika kalian tidak sedang internetan), dan perangkat lain yang menurut kalian sedang tidak digunakan. Ada beberapa cara melakukan hal ini, untuk mematikan speaker kalian dapat menekan Fn+F8 (untuk laptop Acer) atau lewat ikon di panel.


Untuk mematikan Wifi pun dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa dengan menekan tombol di laptop (berbeda-beda tiap laptop), mematikan lewat Network Manager, atau mengetik perintah lewat Terminal.


Jika Network Manager tidak dapat mematikan Wifi, kalian dapat mengetik perintah berikut untuk mematikan Wifi:
sudo iwconfig wlan0 txpower off
Untuk menghidupkan Wifi lagi, ketik perintah berikut:
sudo iwconfig wlan0 txpower on
Manfaatkan prosesor multi-core kalian
Kernel Linux mempunyai fitur untuk menghemat energi dengan membagi "beban" proses ke prosesor-prosesor yang ada. Jika kalian mempunyai laptop dengan prosesor multi-core, maka kalian dapat memanfaatkan fitur ini dengan memasukkan angka 1 ke file "/sys/devices/system/cpu/sched_mc_power_savings".


Untuk mengembalikan seperti semula, tinggal ganti angka 1 di atas dengan angka 0.

Matikan aplikasi yang "memakan" prosesor
Semakin berat kerja prosesor maka akan semakin boros baterai, apalagi kipas prosesor akan berputar lebih cepat. Nah, kalian dapat menggunakan System Monitor untuk memantau aplikasi apa saja yang memakan banyak prosesor dan mematikannya jika memang tidak dibutuhkan.


Memilih aplikasi yang ringan untuk melakukan pekerjaan tertentu merupakan keputusan bijak untuk menghemat baterai laptop. Seperti, memilih Transmission daripada Vuze untuk aplikasi BitTorrent Client dan lain-lain.

Jaga laptop kalian tetap dingin
Sepanjang yang saya ketahui, musuh "utama" baterai laptop adalah panas. Bahkan efisiensi baterai laptop dapat berkurang meskipun tidak dipakai jika disimpan di tempat yang panas. Pastikan laptop kalian tetap dingin, salah satu caranya adalah memastikan bahwa ventilasi laptop dapat berfungsi dengan baik.

Lakukan update!
Jangan lupa untuk meng-update Linux kalian. Kernel Linux semakin hari semakin meningkatkan fiturnya, bisa jadi di antara peningkatkan fiturnya adalah penghematan dalam penggunaan baterai laptop. Jadi, jangan menyepelekan update.

12 comments :

I Putu Wahyudi Sucipta mengatakan...

kemarin nyoba pake jupiter, memang bagus, batrei jd bs tahan 6 jam, tapi, notebook jadi lemot, krn jupiter membuat kecepatan prosesor turun (jd sekitar 933 MHz), sekarang tidak memakai power management apapun, tahan 4 jam (kernel 3.0.0.16, ubuntu 11.10 64bit)

Damar Riyadi mengatakan...

Kita harap kernel yang baru lebih hemat energi dari versi-versi sebelumnya. Mengingat Ubuntu 12.04 Precise Pangolin akan memakai Kernel 3.2 :)

Azis De'Owner mengatakan...

Nice Tutorial mas Broe,,

farikhsaba mengatakan...

Laptop saya tahan 2,5 jam pake jupiter..

Vio Alyaa mengatakan...

saya pake jupiter juga kak, cuma tahan 1 jam 30 menitan ..coba sy terapkan dah tipsnya .. nice :)

Damar Riyadi mengatakan...

Sip, ditunggu feedback selanjutnya :)

Muhammad Nuruddin Hikmatiyar mengatakan...

saya coba tips yang memanfaatkan prosesor multi-core kok ndak bisa ya Gan?

saya pake perintah ini di terminal: gksudo gedit /sys/devices/system/cpu/sched_mc_power_savings

saya ganti 0 dengan angka 1 tapi ndak bisa disimpan

peringatannya gini: Could not create a backup file while saving /sys/devices/system/cpu/sched_mc_power_savings

gedit could not back up the old copy of the file before saving the new one. You can ignore this warning and save the file anyway, but if an error occurs while saving, you could lose the old copy of the file. Save anyway?

ada yang salah?

thx

I Putu Wahyudi Sucipta mengatakan...

coba pake perintah sudo /sys/devices/system/cpu/sched_mc_power_savings
harusnya pake gksudo ga ada bedanya, tp terkadang muncul error sprti itu, di OS ku sering gtu soalnya..

Damar Riyadi mengatakan...

"You can ignore this warning and save the file anyway, but if an error occurs while saving, you could lose the old copy of the file. Save anyway?"
Berdasarkan dari pesan errornya, ini hanya pesan warning bukan pesan error. Mungkin tips agan di bawah ini juga perlu dicoba yaitu:
sudo gedit /sys/devices/system/cpu/sched_mc_power_savings

Anonim mengatakan...

untuk mslh yg itu, mngkn bs solved dngn cara backup dlu data.a, memalaui gksu nautilus, udh.a tu edit lngsung melalui gksu nautilus... menurutQ begitu

bagus kusuma putra mengatakan...

maaf mengangkat kembali :D

bagaimana dengan undervolting ? selain suhu jadi adem 

baterai juga kerasa telak sepertinya :)

isularifin mengatakan...

terimakasih banyak brow atas artikelnya.

Poskan Komentar