Revamped Hotot. Aplikasi Twitter Client Desktop Untuk Linux, Windows , dan Mac

Pertama mungkin ada yang belum tau apa itu Hotot. Silahkan lihat dulu di official webnya disini. Oh iya, yang saya bahas ini yang untuk linux.

Di repo fedora juga ada hotot, tapi versinya yang 0.9.7 dan yang paling baru sekarang itu versi 0.9.8.5. Jadi bagaimana mendapatkannya? sebenernya gampang, tinggal download hotot versi 0.9.8 di http://pkgs.org/opensuse-11.4/opensuse-kde-extra-i586/hotot-gtk-0.9.8.5-1.1.i586.rpm.html atau langsung download di sini. Sebenarnya ini untuk OpenSuse tapi di gunakan di Fedora juga tidak dosa ko, tetap bisa jalan asal semua dependensi nya terpenuhi yaitu python 2.7, hotot-data = 0.9.8.5, python(abi) = 2.7.


Ok, selanjutnya apa yang harus diperbuat jika aplikasi itu sudah di install dan agar si hotot lebih keren dan beda dari yang standar?
  • Secara default hotot 0.9.8.5-1 belum ada bahasa indonesia, oleh sebab itu saya mentranslate ke bahasa indonesia. Silahkan di didownload disini.
  • Setelah mendownloadnya, ekstrak dulu file td lalu salin seluruh folder id ke /usr/share/hotot/_locales
  • Gagal menyalin? pastikan sudah jd root terlebih dahulu.
    Untuk gnome : alt+f2 lalu ketikan beesu nautilus
    Untuk kde : alt+f2 lalu ketikan beesu dolphin
    Untuk XFCE atau LXDE ganti saja nautilus/dolphin dengan file managernya, mungkin saja menggunakan yang spin.
  • Download juga file index.html dan simpan di /usr/share/hotot
  • Selain di menu dropdown language jd ada bahasa indonesia, juga pada pilihan smiles ada bonus autotext :D 
Selanjutnya bahasa indonesia sudah, setelah login dengan akun twitter,  sekarang membuat hotot menjadi via Fedora Linux yaitu dengan cara mengaktifkan ekstensi AppMask di pengaturan ekstensi.


Lalu pilih setting, dan masukan
  • Consumer Key : oplZs2osYgziuQOYURfDEQ
  • Consumer Seceret : X8kHNM2HaUZboX7xBZfOnIiHaOuu9gRgJpPi0LbYs

Lalu save dan kemudian log out telebih dahulu, dan hapus token, dan autentifikasikan kembali. Dan sekarang hotot sudah menjadi via Fedora Linux.


Sumber: mosterblog

4 comments :

martadinata mengatakan...

klo archlinux apa ya keynya???

waan mengatakan...

wah keren nih, mesti dicoba nih ...

Khaetamy Rasyid mengatakan...

klo ubuntu gimana gan??

Muhamad Fajar mengatakan...

bisa buat sendiri gan di httpp://dev.twitter.com/apps coba ber eksperimen :D

Poskan Komentar