2012 Linux Distro Survey Results

Ketika berselancar hari ini di /r/Linux, saya mendapat sebuah thread yang mempublikasikan sebuah hasil survey yang dilakukan beberapa minggu yang lalu mengenai popularitas dan keadaan beberapa distro Linux populer pada awal tahun 2012.

Karena saya jarang menjelajahi hal-hal di /r/Linux, maka tolong dimaklum saya tidak membagi link ke survey tersebut; lain kali ada survey yang serupa, saya langsung link sori, yah! ^^v


Pertama-tama, langsung saya kasih link ke hasil survey dalam bentuk ODS, yang berada di Google Docs disini, beserta situs yang mempublikasikan hasilnya. Sekarang, langsung saja ke hasilnya:

What Linux distro do you primarily use on your non-server computers?
Distro Linux apa yang Anda biasanya gunakan di komputer non-server Anda?


Ubuntu: 1494 | 30%
Arch Linux: 1123 | 23%
Debian: 404 | 8%
Fedora: 354 | 7%
Linux Mint: 351 | 7%
Gentoo: 208 | 4%
Xubuntu: 193 | 4%
Kubuntu: 149 | 3%
[tidak menjawab]: 109 | 2%
Linux Mint Debian: 101 | 2%
Lainnya: 441 | 9%

What other Linux distros do you use on your non-server computers?
Distro Linux apa yang Anda gunakan di komputer non-server Anda lainnya?


[tidak menjawab]: 1630 | 33%
Ubuntu: 1270 | 26%
Debian: 760 | 15%
Arch Linux: 603 | 12%
Linux Mint: 553 | 11%
Fedora: 523 | 11%
Xubuntu: 275 | 6%
Gentoo 236 | 5%
CentOS: 223 | 5%
Kubuntu: 183 | 4%
Other: 1160 | 24%

What Linux distro do you primarily use on your server computers?
Distro Linux apa yang Anda gunakan di komputer server Anda?


[tidak menjawab]: 1290 | 26%
Debian: 1080 | 22%
Ubuntu: 902 | 18%
CentOS: 487 | 10%
Arch Linux: 337 | 8%
RHEL: 186 | 4%
Gentoo: 174 | 4%
Fedora: 117 | 2%
Slackware: 56 | 1%
OpenSUSE: 39 | 1%
Lainnya: 201 | 4%

What Linux distros do you use on your other server computers?
Distro Linux apa yang Anda gunakan di komputer server Anda lainnya?


[tidak menjawab]: 2822 | 48%
Debian: 661 | 11%
Ubuntu: 586 | 10%
CentOS: 506 | 9%
Arch Linux: 279 | 5%
RHEL: 259 | 4%
Fedora: 201 | 3%
Gentoo: 154 | 3%
Slackware: 78 | 1%
OpenSUSE: 69 | 1%
SUSE Linux Enterprise Server: 46 | 1%
Lainnya: 213 | 4%

What Linux distros do you like to "keep an eye on"?
Distro Linux mana saja yang Anda sedang "liriki"?


Ubuntu: 2064 | 42%
Arch Linux: 1681 | 34%
Debian: 1479 | 30%
Linux Mint: 1416 | 29%
Fedora: 1274 | 26%
[tidak menjawab]: 885 | 18%
Gentoo: 744 | 15%
Linux Mint Debian: 504 | 10%
OpenSUSE: 489 | 10%
CentOS: 488 | 10%
Lainnya: 2408 | 49%

Favorite desktop environment/window manager?
DE/WM favorit Anda?


GNOME 2.x (atau turunan): 1035 | 21%
GNOME 3.x: 783 | 16%
KDE 4.x: 611 | 12%
XFCE: 575 | 12%
[tidak menjawab]: 352 | 7%
Openbox: 281 | 6%
Unity: 276 | 6%
Awesome: 245 | 5%
xmonad: 233 | 5%
Fluxbox: 109 | 2%
Lainnya: 430 | 9%

Most hated desktop environment/window manager?
DE/WM yang Anda paling benci?


[tidak menjawab]: 1445 | 29%
Unity: 1185 | 24%
GNOME 3.x: 987 | 20%
KDE 4.x: 531 | 11%
KDE 3.x: 266 | 5%
GNOME 2.x (atau turunan): 121 | 2%
Enlightenment: 81 | 2%
XFCE: 56 | 1%
Fluxbox: 43 | 1%
LXDE: 41 | 1%
Lainnya: 175 | 4%

***

Jawaban saya terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut, secara pribadi, adalah:
1. Ubuntu
2. Linux Mint
3. [tidak menjawab]
4. [tidak menjawab]
5. Arch Linux
6. GNOME 3.x
7. Unity

Disini, saya ingin memberikan beberapa komentar, terutama pada bagian DE/WM yang Anda paling benci. Jujur, saya tidak heran Unity merupakan DE/WM yang paling dibenci (diikuti oleh GNOME 3). Dalam pengalaman saya pribadi, Unity (di 11.10) sangat susah dioperasikan dan fungsinya sebagai lingkungan yang produktif gagal. Bukannya saya tidak mengapresiasi usaha dan kerja keras yang telah dimasukkan pada pengerjaan Unity, namun saya berharap lebih dari sebuah distro Linux yang populer dan didukung oleh perusahaan.
Kedua, di bagian kuesioner server Linux. Saya terkejut bahwa yang menggunakan SUSE Linux Enterprise Server. Ketika saya masuk dunia Linux SLES sudah tiada. Namun ada beberapa puluh orang dimana server-server mereka masih didayai oleh SLES, walaupun dukungan pada sistemnya sudah lama matinya.

Bagaimana dengan kalian? :)

15 comments :

faisal mengatakan...

ubuntu tetap jaya.......

Damar Riyadi mengatakan...

Sekarang saya mulai menyukai XFCE untuk kerja sehari-hari :)

I Putu Wahyudi Sucipta mengatakan...

hmmm..masih setia menggunakan unity, memang butuh bbrp penyesuaian..sudah mencoba berbagai DE, unity yg paling pas (untuk saat ini :D )..

Didik Ismawanto mengatakan...

Arch Linux itu basisnya apa gan?

Didik Ismawanto mengatakan...

 Arch Linux itu basisnya apa gan?

takien mengatakan...

pada awal pake Unity pasti kesannya "Wah"...
tapi beberapa hari kemudian pasti "Arghh..."

M Haidar H mengatakan...

"Unity (di 11.10) sangat susah dioperasikan dan fungsinya sebagai lingkungan yang produktif gagal"? Kalo saya kebalikannya. Dan memang harus maklum, Unity itu masih baru ga kayak GNOME. Semua Desktop Environment ga bisa bagus dalam waktu bentaran. GNOME sendiri dulunya ga enak dipake.

Muhammad Hari Diputera mengatakan...

@Didik: Nggak berbasis apa-apa, Gan. Bikinan dari tanah ke atap, kayak Debian. Bedanya Debian udah ada perabotannya.

M Haidar: Opini pribadi ane, Gan.
Tapi ane susah banget nyesuain Unity di UbuntuNR 10.10, Ubuntu 11.04 dan 11.10
Banyak fungsi dan fitur Unity ngelanggar Hukum Murphy mengenai ergonomi UX dan UI. Contohnya menubar yang autohide (buat migrator dari Windows, pasti bikin bingung), dock-nya yang autohide-nya kurang pas timing muncul sama ngumpetnya.

Ane (opini lagi) lebih enak aja makai GNOME Shell. Nggak banyak fungsionalitas yang tersembunyi sama lebih lancar aja.

:)

Maulyusuy mengatakan...

Di 11.10 rada berat aja sama unity nya en semoga Ubuntu pake gaya lain aja 

Hari Diputera mengatakan...

Cuman opini, gan.


Iya, benar, Unity sama GNOME masih tuaan GNOME (selang beberapa tahun), tapi antara Unity dan GNOME Shell, mereka berumur kurang lebih sama (cuman beda 3 bulan, klo nggak salah). Lagipula Unity juga menggunakan GNOME3 dan GTK3.

Cuman opini ane aja kalau GNOME Shell lebih enak dipakai; nggak ada fungsionalitas yang terlalu tersembunyi.
:)

Hari Diputera mengatakan...

Nggak berbasis apa-apa, Gan. Sama kayak Debian, Arch Linux dibangun dari tanah ke atap. Bedanya cuman Debian sudah ada perabotannya. 


:)

Hari Diputera mengatakan...

Walaupun ane juga pengen begitu, tapi sepertinya Canonical sudah tegas banget pengen ngelanjutin Unity sebagai shell default mereka.

Nggak kaget juga sih ane, ngeliat mereka udah beberapa tahun ngembangin Unity, masa ditinggalkan saja?

Damar Riyadi mengatakan...

Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda mengenai DE. Menurut saya, pilih DE yang nyaman atau ubah DE yang sudah ada agar nyaman dipakai sehari-hari, di Linux kita bisa melakukannya. Secara pribadi, sebagai mahasiswa TI (konsentrasi pemrograman) Ubuntu + XFCE sangat cocok untuk saya :)

M Haidar H mengatakan...

Iya, intinya tergantung kebutuhan. Yang penting ada unsur maklum. Tapi berhubung secara default Ubuntu sekarang nyediainnya Unity, kalo pengen ngajarin orang baru di Linux jadi mesti nguasain juga.

Kalo saya secara pribadi, sebagai mahasiswa TI juga (konsentrasi pengennya sih semua) Ubuntu / Arch / Android + Unity / Gnome 2-3 / XFCE + tmux + dll sangat cocok untuk saya. :)

M Haidar H mengatakan...

Cuman opini juga.


Iya, lahiran Unity sama GNOME sekitar 11 tahun bedanya. Kalo lahiran Unity sama GNOME Shell sekitar 10 bulan bedanya. (Yang begini ngecek di Wikipedia.)

Kayak jawaban saya di atas, saya gonta-ganti tergantung waktu dan kebutuhan. Tapi berhubung Ubuntu TV bakal pake Unity 2D, mesti siap dibawa enak juga. Ya, walau entar juga bisa diganti. :)

Poskan Komentar